RSS

Bapak Becak

29 Mei

Kemarin sore, saat perjalanan pulang, kulihat didepanku sesosok bapak, beliau kurus renta, lusuh dan kotor sedang mengendarai becak miliknya menuju pasar, dibecaknya tidak ada penumpang. Bapak itu terus mengayuh sepedanya dengan lemas, mukanya terlihat sangat lelah,,,, Kulihat bapak itu lagi, kulihat kakinya mengatuh sepeda tanpa menggunakan sandal, ya tuhaan,,, sendal pun bapak tak punya,,, andai aku ada aku ingin rasanya turun dari sepeda motorku dan memberinya sandal. Bagaimana beliau melangkah,,, pasti rasanya sakit,,,, Bajunya yang dipakai pun sudah rusak, tipis, aku pun semakin terharu, bagaimana kalu hujan lebat,, hanya dengan baju tipis itu bapak bisa bertahan?? Selain itu bapak  tidak memakai topi, padahal cuaca saat itu cerah,,, pasti panas sekali. Didalam becaknya kulihat terdapat kantung kecil dengan lusuhnya,di dalamnya kulihat sebuah botol, mungkin untuk minum bapak. Tapi apakah cukup untuk minum seharian dengan pekerjaan berat seperti itu?

Saat itu keadaan jalan cukup macet, karena hari itu akhir pekan. Kulihat bapak itu sambil mengendarai sepeda motorku. Saat pertama kulihat, hati ini begitu sedih melihatnya, dalam hatiku pun berdoa “Ya Tuhan, lindungilah bapak ini, jagalah beliau, berilah beliau kekuatan dan kesehatan, dekatkanlah beliau dengan-Mu”, saat itu tiba-tiba air mataku pun menetes, entah mengapa hati ini begitu sedih, terlintas dibayanganku bagaimana keluarga,,,,

Kulihat bapak itu lagi, mukanya begitu lelah, namun ada lintasan dalam pikirannya, “aku tidak boleh menyerah, kalau aku tidak bekerja mencari makan, bagaimana anak istriku dapat makan, mereka pasti sedih saat aku pulang aku tidak membawa apa-apa”, Mukanya begitu kurus,, namun masih ada harapan,, disampingnya begitu banyak kendaraan yang begitu modern, dengan sombongnya mereka mengendarai kendaraan mereka, dan sebagian besar hanya mementingkan kepentingannya masing-masing, namun aku tahu bapak itu begitu sabar. Hatiku merasa sedih lagi, karena aku juga tidak bisa membantu lebih, hanya bisa berdoa untuk beliau,,, ingin rasanya melihat wajah beliau bahagia,,, merasakan nikmatnya hidup dan bahagianya kehidupan,,,

Mari teman,,, kita berdoa untuk kebahagiaan mereka,,,, Masih banyak saudara-saudara kita yang seperti beliau, dengan permasalahan dan kesulitan yang berbeda,, uluran tangan kita sangat berarti bagi mereka,, doa kita pun sangat berharga bagi mereka,,, berdoalah agar mereka selalu bahagia di tengah kesulitan mereka,, tidak menyerah,,,

Hal yang paling menyedihkan bagi saya adalah ketika saya tidak berbuat banyak bagi mereka,, ingin rasanya melihat wajah mereka tersenyum,,,, itulah hal yang terindah dalam hidup ini,, “BERBAGI KEBAHAGIAN”

(^.^)

 
16 Komentar

Ditulis oleh pada 29 Mei 2011 in Ceritaku, HOME

 

16 responses to “Bapak Becak

  1. ujang mulyadi

    29 Mei 2011 at 20:39

    oke oke kren2y

     
    • yuunie

      29 Mei 2011 at 20:46

      hehe,,, makasih mang,,,😉

       
  2. fiboadhitya

    29 Mei 2011 at 21:12

    Bagus………gambarnya bagus..hehe…tulisannya menarik

     
  3. arief ferry yanto

    8 Juni 2011 at 14:14

    menurut sudut pandang saya sebenarnya dilihat dari keadaan tukang becak tersebut menggambarkan bahwa bagaimana pemerintah kita mengelola suatu negara ini dengan manajemen yang kurang baik dan tidak keterbukaan perbelanjaan negara,, sehingga masyarakat sendiri yang terkena imbasnnya, maka dengan ini kita sebagai makhluk tuhan yang lebih baik keadaannya dari tukang becak tersebut, marilah kita mulai dari sendiri untuk berubah dari hal yang terkecil sampai yang besar,,dan bebas dari korupsi… sehingga kita bisa membantu tetangga yang kesulitan,, tukang becak tersebut dll…
    dan yang penting marilah jadi orang yang bertakwa kepada allah

     
    • yuunie

      8 Juni 2011 at 15:56

      amiiiiin,,,, aku juga setuju banget ka,,, klo bukan dari diri kita,, siapa lagi,,, pemerintah cuman bisa pura2 buta,, padahal mereka juga gajinya dari rakyat kecil juga,,,

       
      • arief ferry yanto

        8 Juni 2011 at 18:42

        iya juga sich tapi ka digaji pemerintah jg yun…makanya dari diri kita sendiri yang berubah,,udah itu perlahan2 baru kita bisa merubah org lain dilingkungan sekitar kita

         
        • yuunie

          9 Juni 2011 at 10:08

          iya ka,,, semoga orang2 di sekeliling kita bisa kita racuni dengan hal2 baik,,,😉

           
  4. neometh

    12 Juni 2011 at 23:18

    Sae eung, rajin…

    hrmn ge gaduh blog, tos lami buat namah, tp nembe di update deui..he

    https://neometh.wordpress.com/

     
    • yuunie

      13 Juni 2011 at 08:16

      hehe,, sumuhun,,, engkin cobi ku yuni tingali blogna,,,🙂

       
  5. AHMAD YANI YAHYA

    9 November 2011 at 15:43

    nice………salut………..

     
    • yuunie

      12 November 2011 at 20:50

      terima kasih,,,
      salam kenal,,🙂

       
  6. mazbud

    31 Januari 2012 at 01:29

    tulisannya bagus n mantaf. btw, saya minta izin untuk make gambar bpk becaknya nggak, mau buat desain cover buku, terima kasih seblmnya y🙂

     
    • yuunie

      10 Februari 2012 at 10:53

      oh,,, iya silahkan saja🙂

       
  7. Orang Ganteng

    15 Mei 2013 at 12:30

    becak..becak ayo bawa saya ..😀

     
    • yuunie

      16 Mei 2013 at 20:00

      udah aq bawa qo :p

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: