RSS

Hormon Tanaman Aman bagi Manusia

27 Mei

oleh : Retno Hemawati, Kamis, 26 Mei 2011 13:50 WIB

 HORMON tanaman jika digunakan dengan benar tidak berisiko bagi kesehatan manusia. Pernyataan ini sikemukakan oleh seorang peneliti yang bekerjasama dengan Chinese Academy of Agricultural Sciences (CAAS).

“Penggunaan zat yang tidak teratur membuat pertumbuhan tanaman menjadi terlalu cepat atau mempengaruhi rasa, tetapi tidak akan menimbulkan bahaya bagi kesehatan manusia,” kata Ye Zhihua dalam sebuah wawancara dengan Xinhua.

Pernyataan ini dilontarkan ke publik sejak ada media di China yang melaporkan adanya semangka yang meledak kareena penggunaan berlebihan phytohormone. Phytohormone adalah hormon yang merangsang pertumbuhan tanaman.

Ye Zhihua melanjutkan bahwa hormon tanaman yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan memiliki efek yang sama atau mirip sebagai hormon tumbuhan alami. Buah-buahan dan sayuran yang dijual di pasarpun masih mengandung residu hormon meski dalam kandungan yang terbatas.

Lebih dari 100 jenis hormon tanaman, seperti Ethephon dan asam giberelin, digunakan dalam sektor pertanian dan kehutanan di seluruh dunia. Ye Zhihua pun menambahkan ada 38 jenis hormon tanaman yang telah terdaftar di China. (Xinhua/Eno/OL-05)

sumber : http://www.mediaindonesia.com/mediahidupsehat/index.php/read/2011/05/26/4083/9/Hormon-Tanaman-Aman-bagi-Manusia

 
10 Komentar

Ditulis oleh pada 27 Mei 2011 in HOME, Kesehatan, Pangan, Gizi dan Kesehatan

 

Tag:

10 responses to “Hormon Tanaman Aman bagi Manusia

  1. oca_ikcs

    27 Mei 2011 at 08:52

    Masalahnya sekarang ada beberapa hormon tanaman yg sengaja ditambahkan untuk meforsir hasil misalnya biar lebih cepat berbuah, lebih besar buahnya, lebih… apalah…

    Gmn?

     
    • yuunie

      27 Mei 2011 at 14:46

      emmm,,,, kurang tw juga ca,,, peer lagi caa,,,,
      hehe,,,

       
  2. imurelsa

    27 Mei 2011 at 13:56

    hormon tanaman itu = pestisida bukan onie?

     
    • yuunie

      27 Mei 2011 at 14:34

      pestisida itu bukannya untuk pembasmi hama
      kalau hormon pertumbuhan, biasa dipake di daerah cina buat menumbuhkan tanaman agar tumbuh besar dengan kualitas buah atau sayuran yang bagus,,,, kaya semangka dll,,,,
      untuk jelasnya yuni juga ga begitu ngerti sa,,
      makanya yuni masukin,,,
      apa pada setuju atau ngga,,,,
      perlu baca jurnalnya sepertinya,,,
      hehe,,,,
      pr lagi de sa,,,,😀

       
  3. imurelsa

    27 Mei 2011 at 13:57

    pestisida kalo dikonsumsi kan mengendap ditubuh? walo sedikit demi sedikit tetap aja lama2 jadi bukit kan? =P

     
    • yuunie

      27 Mei 2011 at 14:38

      kalau itu kayanya di peerin aj ya sa,,, kita cari penelitiannya yang lain
      hehe
      pisss😀

       
  4. nutritionavenue

    29 Mei 2011 at 20:22

    um…………. bahaya juga. so apa yang harus kita perbuat dalam antisipasi masalah ini.
    ini dia yang dikatakan bahwa masalah pangan dan gizi adalah masalah multi sektor. Sebagai contoh artikel di atas menunjukkan bahwa sektor on farm berpengaruh banget pada kesehatan. Hal ini harus ditangani oleh bidang pertanian dan holtikultura.
    Bayangkan saja apabila yang meledak itu tubuh kita, mungkin saja kan phytohormon masih bekerja ketika semangka tersebut sudah masuk tubuh kita!!!!!
    kemudian ini saatnya memperketat SNI pada pangan impor. Jangan mau jadi kadal di negara sendiri, cobalah menjadi raja reptil. Kan kita sudah ada komodo dan pulau komodo.
    o_-

     
  5. yudhit novi andrini

    29 Mei 2011 at 20:40

    ooohh jadi adanya hormon itu bisa mempercepat proses pematangan gitu yun? berarti ada sedikit “pemaksaan” dong yah sama proses pertumbuhannya?

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: